![]() |
| sumber: Ayis WHV 2013 |
Rabu, 31 Juli 2013
Selasa, 30 Juli 2013
Membuat paspor di WONOSOBO
Hi Pembaca.
Apa kabar?
Dua bulan yang lalu saya membuat paspor. Kebetulan Kantor Imigrasi
yang terdekat adalah Wonosobo yang letaknya hanya 1 jam 15 menit dari tempat
saya tinggal. Karena KTP saya Salatiga, harusnya saya membuatnya di Semarang
atau Solo. Namun karena jarak mereka cukup jauh sekitar 3 jam dengan
menggunakan transportasi umum dengan catatan tidak macet, maka saya memutuskan
membuatnya di Kantor Imigrasi kelas II Wonosobo.
Hal yang pertama saya lakukan pastinya adalah GOOGLING untuk
mendapatkan informasi yang perlu saya siapkan. Yah, semua info bisa kita dapat
dengan me-nggoogling. Semuanya!
Letak Kantor Imigrasi kelas II Wonosobo berdasarkan yang saya temukan
di internet adalah Jalan Dieng 132 Wonosobo. Tapi setelah saya datangi,
kantor mereka sudah pindah di Jalan Banjarnegara! Haaa... (Gimana nih, kantor
udah pindah kok infonya ga diupdate ya), putar balik lagi deh dari arah Dieng
ke arah Jalan Banjarnegara. Perumpamaannya adalah pojok Barat dan pojok
Timurnya Kota Wonosobo. Jauhnya lumayan lah.
Oke, langsung ke main topic.
Syarat utama yang harus dipersiapkan untuk membuat PASPOR adalah:
- KTP asli dan foto kopinya
- KK asli dan foto kopinya
- Akte kelahiran asli dan foto kopinya
- Ijazah terakhir dan foto kopinya
- Materai 3000, 2 lembar
- Uang tunai sebear Rp. 255.000
Begitu datang, silahkan minta formulir dalam bentuk MAP kuning. Isilah
dengan teliti semua data yang diminta. Bagi yang bingung biasanya mereka menyediakan
contoh. MAP KUNING ini gratis (berdasarkan pengalaman saya membuat di kantor
ini). Setelah semua diisi, siapkan dokumen asli dan fotokopinya masukkan ke dalam
MAP KUNING. Kumpulkan MAP KUNING ini ke dalam loket untuk diverifikasi oleh
petugas. Verifikasi dokumen ini tujuannya untuk mengecek apakah fotokopian yang
diberikan sesuai dengan aslinya. Setelah semua cocok, petugas akan memberikan
file asli kita. Jadi nggak perlu khawatir file kita akan disimpan mereka sampai
proses paspor selesai.
Hari pertama hanya mengumpulkan dokumen saja dan menunggu kapan jadwal
wawancara dan foto sidik jari.
Hari kedua saya datang untuk wawancara, foto, sidik jari, dan membayar
visa sebesar Rp. 255.000 di loket keuangan. Pertanyaan yang diberikan saat
wawancara berupa topik umum seperti: kenapa buat visa, mau kemana, untuk apa,
dsb. Proses visa adalah 4 hari kerja. Untuk pengambilan visa bisa diwakilkan
asal membawa kuitansi pembayaran.
Cukup mudah bukan? Sebenarnya bisa juga online dengan mengunjugi
website imigrasi di alamat www.imigrasi.go.id
kemudian pilih layanan publik atau bisa langsung klik link ini
Jangan lupa membawa alat tulis serta berpakaian rapi dan sopan.
Rapi dan sopan menurut mereka adalah tidak bercelana pendek. Kata Baliho besar
yang dipajang di depan kantor, mereka BEBAS CALO dan PUNGLI (pungutan liar).
Dan memang saya merasakan semboyan itu sebab saya tidak dipunggut biaya apapun
selain biaya resmi sesuai yang tertera yaitu Rp. 255.000.
Secara keseluruhan, membuat paspor di Kantor Imigrasi kelas II
WONOSOBO menurut penilaian saya baik dan nyaman. (Kiky)
MENUJU MASA DEPAN
![]() |
| Ibuk n Kiky |
** Lihat, apa kau melihat apa yang ada di
kakimu?
Inilah
jalan yang kau lalui
Lihat,
apa kau melihat apa yang ada di depanmu?
Itulah
masa depanmu
Ibu telah memberiku
banyak kasih sayang
Terus menerus
mengatakan padaku, agar berjalan dengan cinta
Saat itu aku masih
anak-anak
Dan tidak mengerti
apa artinya
Tapi dia
menggenggam tanganku
Dan berjalan
bersamaku
Mimpiku terlihat
jauh di atas langit
Aku takut tak bisa
menggapainya
Tapi aku terus
mencoba
Karena ini ceritaku,
maka aku tak akan menyerah
Ketika ku merasa
cemas, ia menggenggam tanganku
Dan berjalan
bersamaku
Kebaikan
seperti itu kadang menjengkelkan
Tapi
aku menjadi lemah, ketika ku jauh dari ibu
Lihat,
apa kau melihat apa yang ada di kakimu?
Inilah
jalan yang kau lalui
Lihat,
apa kau melihat apa yang ada di depanmu?
Itulah
masa depanmu
Hadapilah
masa depan
Dan
perlahan, ayo kita berjalan
Doakan Kiky di
setiap langkah ya, Buk. =)
Love Ibuk so much.
*diambil dari terjemahan sebuah lagu berjudul KIRORO - Mira e
girl's time
Did you have close friends while you were in the Elementary school around your neighborhood?
I did.
And we still keep in touch until now.
Last weekend turned to be our girl's time!
My childhood friends (Kiani and Yanti) and I drove to Bandungan Hill to enjoy the sightseeing.
Below was one of the shot that we took.
This picture was taken in Susan Spa n Resort.
It is a chapel.
People often use it as a a wedding venue.
*Then I'm imagining to make this place as my wedding venue also! haha
Nice place to visit.
The thermal swimming pool and spa are also recommended. (Kiky)
I did.
And we still keep in touch until now.
Last weekend turned to be our girl's time!
My childhood friends (Kiani and Yanti) and I drove to Bandungan Hill to enjoy the sightseeing.
Below was one of the shot that we took.
This picture was taken in Susan Spa n Resort.
It is a chapel.
People often use it as a a wedding venue.
*Then I'm imagining to make this place as my wedding venue also! haha
Nice place to visit.
The thermal swimming pool and spa are also recommended. (Kiky)
Senin, 08 April 2013
memilikinya
Kawan, pernahkah kau berbagi?
Berbagi kue dengan teman yang duduk di sampingmu, berbagi sabun mandi kala teman kos di kamar sebelah kehabisan, berbagi pekerjaan saat kita rasa tidak mampu lagi untuk melakukan semuanya di waktu yang bersamaan, berbagi kamar saat seseorang butuh tumpangan untuk bermalam dsb.
Ya, BERBAGI.
Kata yang sederhana namun mempunyai banyak makna bagi mereka yang dibagi (diberi). Saat ini saya merasa bahagia sekali karena bisa berbagi. Saya dapat berbagi dengan orang yang saya kasihi.
Saya bersyukur karena saya memiliki orang ini.
Berbagi kue dengan teman yang duduk di sampingmu, berbagi sabun mandi kala teman kos di kamar sebelah kehabisan, berbagi pekerjaan saat kita rasa tidak mampu lagi untuk melakukan semuanya di waktu yang bersamaan, berbagi kamar saat seseorang butuh tumpangan untuk bermalam dsb.
Ya, BERBAGI.
Kata yang sederhana namun mempunyai banyak makna bagi mereka yang dibagi (diberi). Saat ini saya merasa bahagia sekali karena bisa berbagi. Saya dapat berbagi dengan orang yang saya kasihi.
Saya bersyukur karena saya memiliki orang ini.
Sabtu, 16 Februari 2013
Kegalauan menulis Soal Ujian Nasional Bahasa Inggris SD 2012-2013
Saya sedang mengalami rasa bangga dan sekaligus susah secara bersamaan. Bangga karena, sebagai Guru Bahasa Inggris, saya didaulat menjadi Pembuat Naskah Ujian Sekolah SD saya. Dan juga susah karena sebagai Guru Bahasa Inggris yang masih belum lama mengajar, rasa minder akan ketidakmampuan saya untuk membuat Soal Ujian tersebut membuat saya tertekan. Soal terdiri dari Soal Ujian Tertulis dan Praktek. Soal Ujian tertulis terdiri dari 50 soal dalam bentuk pilihan ganda, sedangkan untuk soal Ujian Praktek terdiri dari 4 skill: Listening, Speaking, Reading, Writing. Sebagai Guru Baru, saya masih mempunyai banyak kelemahan. Salah satunya adalah variasi soal yang saya miliki terbatas. Hal ini tentunya akan mempengaruhi kualitas soal yang saya buat.
Namun, ada pepatah berkata bahwa kalau kita ingin pergi ke ROMA ada banyak jalan. Maka apabila jalan darat dan laut tidak bisa saya tempuh, maka saya akan gunakan jalur udara. LoL
Setelah ini, saya akan berjuang untuk mendapatkan rute jalan udara itu agar segera sampai di ROMA.
Happy Weekend, Everyone!
Namun, ada pepatah berkata bahwa kalau kita ingin pergi ke ROMA ada banyak jalan. Maka apabila jalan darat dan laut tidak bisa saya tempuh, maka saya akan gunakan jalur udara. LoL
Setelah ini, saya akan berjuang untuk mendapatkan rute jalan udara itu agar segera sampai di ROMA.
Happy Weekend, Everyone!
taking a stroll with my students
![]() |
| Ayo, siap-siap berbaris kita mau jalan-jalan! |
Pagi ini,
saya punya jadwal dadakan, yaitu berjalan-jalan bersama murid-murid SD Remaja Parakan tempat saya bekerja. Kami membawa kurang lebih 80 siswa kelas 1 dan kelas 2. Untuk itu, 4 orang guru pendamping diturunkan untuk acara jalan-jalan pagi dadakan ini termasuk saya.
Rute yang kami tempuh dekat, hanya mengelilingi kompleks Desa Sumbersari Parakan Wetan (Kampung tempat tinggal saya, red.), mulai dari Jalan Lt. Suwaji kami berjalan ke arah Pasar Entho lawas, kemudian dipertigaan samping TOKO SAHABAT kami berbelok ke arah SMK YP 17 Parakan.
Hari ini adalah Hari Pasaran LEGI, yaitu saat dimana para peternak burung berbondong-bondong datang ke Pasar Entho baru untuk melelang hewan unggas mereka.
Sambil berjalan di sepanjang pasar, saya berpikir bahwa sebenarnya saat ini anak-anak juga sedang belajar. Mereka belajar bagaimana menjaga diri dan teman mereka. Sebab, masing-masing anak harus berjalan bergandengan tiga-tiga. Saat berjalan mereka harus bertanggung jawab untuk selalu menjaga keamanan diri mereka dari mobil yang melintas dan keamanan teman seperjalannya. Ini belajar yang sesungguhnya menurut saya. Belajar bertanggung jawab untuk menjaga keamanan diri sendiri maupun orang lain.
Perjalanan kami teruskan melewati Jalan Aip Mungkar. Saya disambut oleh seekor kucing Anggora yang sangat cantik! Dan yang membuat kucing itu unik adalah dia memiliki bola mata yang berbeda! Disebelah kanan warna HIJAU dan disebelah kiri warna BIRU!
namun sayang nggak sempat mengambil foto.
#jadi pengen punya kucing. LOL
Sepanjang perjalanan kami banyak hal menarik yang kami temukan selain Hari Pasaran Legi. Tepat sebelah Warnet Java, kami menemukan keluarga yang sedang ngunduh mantu, berpapasan dengan TK-TK di sekitar SD kami, dan juga yang paling-aku-sumpah-tidak-pernah-tau-walaupun-berdomosili-di sini adalah bertemu dengan anjing rottwieler di ujung jalan kampungku ini. Anjing rottwieler yang aku temui pagi ini mengingatkanku akan si ALEXA, anjing pertama aku dan pacarku, Ivo. Alexa seekor rottwieler betina, namun sayang harus segera dijual sebab kondisi kami yang sama-sama anak kos saat itu tidak memungkinkan untuk merawatnya.
Ketika kami hampir sampai di jalan belok dekat Guyangan Mobil, kami bertemu dengan anjing yang menggongong di pinggir jalan. Seperti yang kita ketahui, apabila anjing melihat orang berlari, dia akan ikut berlari mengejar si pelari sebab si anjing berpikir bahwa si orang yang berlari sedang mengajaknya bermain. Padahal, justru si orang ini sedang ketakutan. Hahaha. Oleh karena itu, disini anak-anak diajarkan untuk tidak berlari saat sedang melintasi anjing tersebut sehingga mereka bisa melewati si anjing dengan aman. Ini namanya juga belajar. Belajar mengendalikan rasa takut untuk tidak berlari agar tidak dikejar anjing.
Perjalanan kami lanjutkan hingga di ujung jalan Aip Mungkar tepatnya Taman Kawedanan. Disana anak-anak kami biarkan beristirahat menikmati Taman Kawedanan yang baru saja dibangun menjadi sebuah taman yang cantik. Para murid bermain sepak bola, mengejar kupu-kupu, dan menikmati pemandangan.
Sungguh menyenangkan bisa menghabiskan waktu bersama murid-murid di luar kelas. Belajar bisa dimana saja, kapan saja, apa saja!
![]() |
| Action!! |
![]() |
| Nanti kalo Miss Kiky sudah hitung sampai tiga, anak-anak bikin huruf V sama bilang, "Cheseee!" |
![]() |
| Daneswara. Sang Lengenda Kelas 1. Lihat ke arah kaki, warna cokelat adalah kupu-kupu. |
![]() |
| Mau main apa kita??? |
![]() |
| Yang nggak pegang bendera jadi ZOMBIE! (kata mereka.. haha) |
![]() |
| Si anak di pinggir sebelah kanan berkata, "Miss, foto dulu" Saya jawab, "Oke, siap? ACTION!" |
![]() |
| Pojok Taman Kawedanan |
![]() |
| Ibu dan Bapak Guru ngerumpi, anak-anak laki-laki sibuk bermain sepak bola |
![]() |
| Miss, kami mainan apa??? Bolanya cuma satu |
![]() |
| Hi.. We are second-graders! |
![]() |
| Haaaiiiiiiiiiiiiiiiiiii! We are first-graders |
![]() |
| Pasukan Bola kelas II |
![]() |
| Pasukan jalan-jalan (ki-ka): Saya, Pak Biek, Bu Sri dan Bu Sum |
![]() |
| Anak jaman sekarang ya, tau banget kalo suruh naris di depan kamera |
![]() |
| Si ompong di depan namanya Nabila |
Langganan:
Postingan (Atom)



















